Copyright 2017 - Biro Teknologi Informasi dan Komunikasi (BTIK)

KULIAH TAMU FT-UMP 2017 : BAYU, TIMBAHLAH ILMU MESKI HARUS MENYEBRANGI SERAYU

Senin, 28 Agustus 2017/ 6 Dzulhijjah 1438H. “Teknik Langka Mundure”, Begitulah jargon Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FT-UMP), menyandang jargon tersebut FT-UMP senantiasa memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi mahasiswanya. Tak ketinggalan pada tahun ini, Prodi teknik kimia & teknik sipil FT-UMP menyelenggarakan Kuliah Tamu 2017 dengan pembicara yakni Business Development Manager PT. Petrokimia Gresik, Ir. Paulus Bayu Cahyono.

 

Bertempat di Aula Fakultas Teknik lt.5 FT-UMP, setidaknya 150 mahasiswa mengikuti kegiatan tahunan ini yang terdiri dari mahasiswa Prodi Teknik Kimia & Teknik Sipil Fakultas Teknik UMP. Dekan FT-UMP, M.Taufiq Tamam, S.T., M.T. menyambut hangat jalannya kegiatan ini dan menjelaskan bahwa narasumber yang akan mengisi materi pada kuliah tamu 2017 ini tak lain adalah warga kebasen, banyumas.  Tamam menambahkan agar mahasiswa memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan ini untuk menimba ilmu dan wawasan seputar dunia kerja terutama pengolahan air, limbah & tentunya saja pupuk yang merupakan kebutuhan “krusial” bagi pertanian Indonesia. “Kegiatan Kuliah Tamu ini juga untuk memberikan wawasan bagi program studi tentang perkembangan dunia industri/kerja sehingga perlu untuk mendatangkan mitra/stakeholders agar tahu kondisi mahasiswa yang ada di UMP dan terjadi simbiosis mutualisme antara UMP dengan Stakeholders sebagai pengguna lulusan”,ungkap Tamam. Tamam menambahkan bahwa Kurikulum yang ada di UMP juga setiap 4 tahun harus dievaluasi agar dapat bersinergi dengan apa yang ada di dunia kerja.

 

 

Pada kesempatan ini, Kuliah Tamu kali ini dibawakan oleh Ir. Paulus Bayu Cahyono selaku Business Development Manager PT. Petrokimia Gresik. Bayu menjelaskan bahwa dikala sekarang PT. Petrokimia Gresik merupakan Produsen Pupuk Terlengkap yang ada di Indonesia. Di Petrokimia Gresik juga terjadi Rekayasa Industri seperti kerjasama Petrokimia Gresik dengan perusahaan-perusahaan lain terkait dengan pengadaan energi, bahan baku pembuatan pupuk, pemasaran sampai dengan proses distrubusi pupuk ke seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Diawal sesi ini menjelaskan produk-produk yang dihasilkan oleh PT. Petrokimia Gresik mulai dari Pupuk UREA, SP36, ZA untuk tanaman tembakau, NPK sampai dengan produk yang paling baru yakni Petroganik (Kimia & Organik) dengan 16 Pabrik Pupuk dan  13 Pabrik Produk non-pupuk seperti asam ammonia, asam sulfat, asam klorida(HCl), cement retarder dan produk lainnya sehingga ada 19 pabrik yang dimiliki oleh Petrokimia Gresik dimana setiap setiap Pabrik saling terkait satu dengan lainnya. Dengan kapasitas 7,7 Juta Ton pertahun yang merupakan kedua di Indonesia setelah Kalimatan Timur. Bayu menjelaskan, “Untuk menjalankan Pabrik yang banyak tadi, kita membutuhkan dermaga untuk mendistribusikan pupuk ke seluruh penjuru Indonesia, dimana peran teknik sipil sangat diperlukan dalam perancangan dermaga ini. Setidaknya kami memliki 2 Dermaga utama dengan kapasitas 60 ribu ton dan 1 Dermaga khusus untuk Cement Retarder yang sedang kami bangun & diharapkan selesai Maret mendatang dengan panjang konveyer sampai dengan 25 km”. Dalam urusan energi, Petrokimia Gresik memanfaatkan unit pembangkitan yang memiliki kapasitas sekitar 80MW, dan 2 Unit penjernihan air dengan kecepatan 2500 m3/jam. Dengan Visi menyediakan kebutuhan pupuk nasional yang diembannya, Petrokimia Gresik  selalu berupaya dan berinovasi untuk menghasilkan pupuk yang berkualitas demi kelancaran pertanian di Indonesia. Pria yang merupakan warga kebasen banyumas ini juga menjelaskan tentang Pupuk Petroganik yang merupakan pupuk pertama yang menggabungkan pupuk kimia dengan pupuk organik dimana pupuk organik sendiri berasal dari kotoran sapi dan merupakan kerjasama dengan mitra penyedia bahan baku pupuk organik yang tersebar di hampir seluruh Indonesia. “Berbicara mengenai pupuk kimia, penggunaan pupuk kimia secara berlebihan justru akan mengurangi tingkat kesuburan tanah karena berkurangnya unsur hara yang dikandung tanah tersebut. Oleh karena itu kami mengembangkan Petroganik dengan kandungan organik yang sebagai stimulus untuk meningkatkan kesuburan tanah lagi”, tambah Bayu.

 

Disesi akhir nya, Bayu yang selalu “rindu” dengan kampung halamannya sangat menyayangi kedua orang tua yang telah membesarkannya sehingga Ia menjadi seperti sekarang. Tak lupa Bayu menceritakan bahwa dirinya harus menaiki perahumenyebrangi sungai serayu untuk pergi ke sekolah & memberikan motivasi, “Hampir semua orang sukses yang ada sekarang adalah orang yang menghormati kedua orang tuanya, berbaktilah kepada keduanya”. (Afif)

 

f t g m

Kontak Kami

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Jl. Raya Dukuh Waluh, PO BOX 202

Purwokerto 53182

Kembaran Banyumas

Telp : (0281) 636751, 630463, 634424

Fax  : (0281) 637239

Email : teknik@ump.ac.id

Web : http://teknik.ump.ac.id